Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat politik Yudi Latief memperkirakan salah satu alasan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama membatalkan kunjungan ke Indonesia karena tak ingin menjadi backing Presiden SBY yang tengah dirudung masalah Bank Century. Sebab, Obama tak mau citranya, khususnya AS menurun di mata rakyat Indonesia.
"Sejauh ini Obama dianggap pahlawan oleh Indonesia," kata Yudi di Gedung DPR Jakarta, Jumat (19/3).
Menurut Yudi, penundaan kedatangan Obama hingga Juni agak ganjil. Ia menilai alasan Obama membatalkan kunjungan pada 23-25 Maret tak semata masalah kealotan Rancangan Undang-Undang Kesehatan di parlemen AS. "Voting RUU nya itu besok, kalau alasannya ini tak mungkin ditunda sampai akhir Juni," terang Yudi.
Yudi mengatakan, pembatalan kedatangan Obama kedua kalinya tentu merusak citra SBY. Apalagi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu sudah membangun drama dengan penangkapan teroris di Aceh dan Pamulang, Banten.
Yudi melanjutkan, SBY berniat menerima kedatangan Obama dengan prestasi yang besar. Namun nyatanya gagal.
"Penangkapan Dulmatin kan sudah tersusun secara berencana. Dulmatin sudah ada di Ciputat sejak lama. SBY memang mau menerima kredit besar,"cetus Yudi.(Andhini)
Showing posts with label Barack Obama. Show all posts
Showing posts with label Barack Obama. Show all posts
Friday, March 19, 2010
Tuesday, September 29, 2009
Clinton Minta Presiden Obama Waspada
Pernyataan ini muncul ketika Clinton tampil dalam program NBC News, "Meet the Press", Minggu 27 September. Sang pembawa acara, David Gregory, mengawali wawancara dalam program itu dengan pertanyaan, "Apakah konspirasi itu masih ada?"
Dengan yakin, Clinton menjawab, "Tentu saja. Namun, kekuatannya tidak sebesar dahulu karena secara demografi, AS telah berubah". Clinton menambahkan, walaupun konspirasi ini mulai melemah, keberadaannya harus tetap diwaspadai."Kekuatan ini sama jahatnya seperti yang dulu," tandasnya.
Presiden AS ke-42 itu mengingatkan, konspirasi sayap kanan memiliki daya untuk melukai Presiden AS ke-44, Obama. "Mereka (konspirasi sayap kanan) dapat menggulingkan pemerintahan dan mengangkat kelompok oposisi," jelasnya. Namun, Clinton juga sedikit lega karena pemerintahan Obama tidak akan mudah ditundukkan." Obama dan timnya memiliki agenda positif bagi AS," Clinton beralasan.
Dalam program "Meet the Press" ini, Clinton berkesempatan memberikan pandangannya mengenai reformasi kesehatan yang dicanangkan Presiden Obama. "Konspirasi sayap kanan" merupakan istilah yang digunakan oleh mantan ibu negara AS Hillary Rodham Clinton untuk mendeskripsikan taktik yang digunakan lawan politik suaminya, Bill Clinton. Konspirasi ini hadir ketika Clinton menjabat sebagai Presiden AS dan terlibat skandal dengan sekretarisnya, Monica Lewinski. (Koran SI/Koran SI/mbs)
Diposkan oleh
Redaktur
Polling "Haruskah Obama Dibunuh?" pada Jejaring Facebook Diblokir
PresidenAS Barack Obama memperkenalkan Bilqis Abdul-Qaadir, mahasiswiUniversitas Memphis yang saat duduk di SMA Massachusetts memecahkanrekor poin dalam kejuaraan basket, dalam acara buka puasa bersama diGedung Putih, Selasa, 1 September 2009.
Selasa, 29 September 2009 | 08:25 WIB
Pilihan jawabannya termasuk: "ya", "mungkin", "jika dia memotong jaminan kesehatan saya", dan "tidak."
Lebih dari 730 orang telah mengikuti survei itu yang kemudian dicopot dari Facebook. Polling itu kini diselidiki pasukan pengamanan presiden, Secret Service. Demikian dilaporkan Associated Press, Selasa (29/9).
Surveiitu masuk daftar 100 polling paling populer di Facebook. Namun, surveiyang menanyakan haruskah pembuat polling "haruskah Obama dibunuh"ditangkap juga masuk daftar terpopuler.
Juru bicara SecretService, Edwin Donovan, mengatakan pihaknya akan "mengambil langkahpenyelidikan sepatutnya" terkait survei itu. Survei itu diposting,Sabtu(25/9), dan segera dicabut setelah pengelola Facebook diberitahukeberadaannya. "Kami melanjutkan penyelidikan kami," kata Donovankepada FOXNews.
Juru bicara Facebook, Barry Schnitt, menjelaskan pengguna pihak ketiga dimungkinkan untuk menciptakan survei yang dikatakannya "pollingofensif" tersebut. "Aplikasi itu segera dibatalkan ketika isinya tidakpatut," kata Schnitt. Facebook kini bekerja sama dengan Secret Serviceuntuk menyelidiki kasus ini.
Pada November, menyusul kemenanganmutlak Obama, para pejabat Secret Service menolak mengomentari sejumlahancaman pembunuhan yang dialamatkan kepada Obama. Namun, merekamengakui ancaman pembunuhan lebih banyak diterima Obama dibandingkankandidat lain selama kampanye.
SAN FRANCISCO - Pasukan pengamanan presidenAmerika Serikat atau dikenal dengan Secret Service (SS) tengahmenyelidiki pemosting sebuah jajak pendapat online di Facebook untukmembunuh Presiden AS Barack Obama.
Senin (28/9/2009) kemarin, Facebook resmi menutup polling online tersebut untuk kemudian diselidiki lebih lanjut oleh SS. Polingonline itu menyajikan isu berjudul "Should Obama be killed?" danpemilih disediakan pilihan jawaban "Yes", "No", "Maybe", dan "If HeCuts My Health Care".
"Segera setelah menemukan keberadaan polling online yang provokatif tersebut, kami langsung bekerja sama dengan Facebook dan memintanya menghapus polling tersebut," kata juru bicara SS Malcolm Wiley seperti dikutip dari AFP, Selasa (29/9/2009).
Lebih dari 750 pengguna Facebook turut andil melaporkan keberadaan polling tersebut. Salah satu pengguna Facebook dengan nama Cocoa Fly berkomentar bahwa pollingtersebut sangat gila dan bodoh. Pengguna Facebook lainnya ada yangberspekulasi bahwa gerakan anti-Obama ini murni terkait masalah rasial.
Sementara itu, pihak Facebook yang diwakili Barry Schnitt memberikan keterangan bahwa polling itudibuat saat musim liburan kemarin dengan menggunakan aplikasi pihakketiga yang memungkinkan pengguna bisa menciptakan survei yangdiinginkannya tanpa disensor. (rah)
Diposkan oleh
Redaktur
Saturday, September 26, 2009
Foto Putri-Putri PM Spanyol Soroti Kepedulian Privasi bagi Pemimpin Dunia
Sebuah foto yang diambil tanggal 25 September 2009, menunjukkan halaman muka harian Spayol yang menggambarkan foto dari Gedung Putih, Barack Obama dan istrinya Michelle, berpose dengan Perdana Menteri Spanyol, Jose Luis Rodriguez Zapatero, istri dan kedua putrinya yang wajahnya dikaburkan (pixelized) selama pesta resepsi di Museum Seni Metropolitan di New York. Zapatero mencoba menghindari publikasi dari foto ini kepada media.
(Donimique Faget/AFP/Getty Images)New York, dobeldobel.com
Minggu lalu Barack dan Michelle Obama menyelenggarakan pesta atas kunjungan asing di Museum Seni Metropolitan New York. Melewati sore hari, sang presiden yang memiliki senyum "luar biasa konsisten" itu membuat rentetan video, dan ibu negara berpose lebih dari 130 foto dengan para tamunya, yang semuanya diposting pada the State Department's Flickr page.
Hal ini rupanya menimbulkan masalah: Termasuk foto hasil jepretan Obama yang sedang berpose dengan Spanish Prime Minister José Luis RodrÃguez Zapatero, istrinya Sonsoles Espinosa, dan dua putrinya, Laura, 16 thn, dan Alba, 13 thn, yang tak pernah fotonya dipublikasikan sebelumnyadalam keadaan tercetak maupun secara onliner mengingat peraturan Undang-Undang Negara Spanyol yang melarang media melakukan hal itu. Foto dari Zapatero dan keluarganya bersama Obama buru-buru segera dihapuskan dari jejaring Flickr atas permintaan pemerintahan Spanyol, namun masih bisa ditemui (dicari) secara online walaupun wajahnya dalam foto itu diblur (dibuat kabur). Hal ini untuk menjaga kepedulian atas isyu privasi dari anak-anak pemimpin dunia (world leaders' children) di era digital ini.
Sebuah tulisan di harian The Daily Beast today, putri Senator partai Republik John McCain, Meghan menunjukkan ekspresi simpati bagi para gadis itu, yang telah dilabel sebagai "gothic" dalam foto. Dia juga menyatakan terheran-heran dengan reaksi pemerintahan Spanyol:
Saya ingin mulai menyuarakan dengan mengatakan Saya tak bisa percaya ada negara yang eksis dimana media melindungi anak-anak figur publik, membiarkan anak-anak perempuan perdana menterinya kesepian. Secara kata-kata sulit bagi saya menemui sebuah tempat dimana menghormati privasi anak-anak di bawah umur dari politisi dan diplomat. Bagian kedua dari hal ini yang membuat saya sedih adalah bahwa kedua anak-anak perempuan ini mengalami baptisan secara paksa dengan media yang sering ada di sekeliling foto keluarga mereka keluarga mereka dengan keluarga Obama. Tidak hanya mereka tidak terbiasa difoto dan dikritik dalam ukuran publikasi bersama politisi paling terkenal dan paling berkuasa di seluruh dunia.
Setelah berhasilnya lobi-lobi yang dilakukan Departmen Dalam Negeri menghapus foto tersebut, dimana pemerintahan Spanyol berhak menjalankan undang-undang negaranya terhadap agensi kantor berita EFE agar tidak menggangu gugat hal itu.Kejadian konyol yang dihadapi oleh anak-anak PM Zapatero ini mengingatkan kejadian serupa yang menimpa beberapa anak-anak para pemimpin dunia dala setiap kehadirannya. Di AS sendiri, Chelsea Clinton, yang dulu begitu diproteksi yang dijuluki oleh majalah Time Magazine sebagai "the Garbo of presidential children," (Greta Garbonya anak-anak presiden) pernah berurusan dengan ketajaman dan nyelekitnya komentator konservatif Rush Limbaugh selama masa kepresidenan ayahnya, ditambah dengan sebutan "si jelek" dalam candaan konyol yang dikenal sering dilontarkan oleh ayah Meghan McCain kepada para pengumpul dana partai Republikan di tahun 1998. Putri kembar Bush, Jenna dan Barbara juga sangat terkenal sebagai bahan ejekan (juga difoto) saat mereka berpesta dengan teman-temannya.
Kebijakan pemerintahan Spanyol terhadap anak-anak Zapatero kontras sekali dengan hubungan penuh trik antara media AS dengan anak perempuan presiden, Malia (10), dan Sasha (8), yang telah dipisahkan jauh dari pers tapi tak pernah raib dari pandangan media. Kembali ke bulan Juni lalu, para fotografer dibolehkan mengambil gambar presiden berjalan mengambil es krim dengan putrinya pada liburan Hari Ayah, tak seberapa lama setelah Gedung Putihmeminta pers tidak tidak mempublikasin sebuah foto Obama sedang melambaikan tangan kepada Sashayang berdiri di balkoni Gedung Putih. Sementara itu, halaman situs resmi Flicker Gedung Putih mengandung sejumlah foto "di belakang layar" dari anak-anak Obama.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Robert Gibbs baru-baru ini mengatakanbahwa administrasi akan memberikan akses izin kepada anak-anak Obama saat mereka merupakan bagian dari "acara resmi bersama presiden dan ibu negara," tetapi dengan tambahan bahwa "harus ada aturan privasi yang ditambahkan bagi keluarga" saat mereka sendirian atau sedang melakukan hal di tengah keluarga. Dia menambahkan bahwa foto FlickrGedung Putih dari anak-anak diadakan untuk mengendalikan pasar paparazzi untuk foto anggota keluarga termuda, anak-anak Obama, untuk menguasai Gedung Putihsejak John dan Caroline Kennedy, yang juga sangat ketat dikawal.
Melindungi anak-anak mereka adalah perang para pemimpim dunia dengan para penantangnya yang kebanyakan para pendahulu mereka belum pernah hadapi dengan: perang digital dan internet. Menjamurnya kamera digital dan telepon selular dan bangkitnya situs jaringan sosial seperti Twitter, Facebook, Myspace,dll. memudahkan orang-orang mengambil foto dan mendistribusikannya secara luas dalam hitungan menit, membuat sesuatu yang tak mungkin dilakukan pemerintahan seperti halnya menahan jin keluar dari botolnya. (Sidik Rizal)
sources: -- Brett Michael Dykes is a contributor to the Yahoo! News Blog.
Diposkan oleh
Redaktur
Tuesday, September 8, 2009
Obama Puji Batik Dalam Acara Buka Puasa Bersama
Obama Puji Batik Dalam Acara Buka Puasa Bersama
PresidenAmerika Serikat Barack Obama, Selasa (1/9) malam waktu setempat, disela berbuka puasa bersama para duta besar negara berpenduduk Muslim diGedung Putih, Washington DC, memuji batik.
Ketika itu, Obama memuji pakaian batik yang dikenakan Duta Besar RI untuk AS, Sudjadnan Parnohadingrat.
Sepertidituturkan Sudjanan ketika dihubungi Antara dari New York pada Selasamalam, acara di Gedung Putih itu dihadiri oleh sekitar 90 tamu undanganyang terdiri atas duta besar negara-negara dengan jumlah pendudukMuslim terbanyak serta tokoh-tokoh masyarakat Islam AS.
Bukapuasa bersama juga dihadiri oleh pejabat tinggi AS, antara lain MenteriPertahanan Robert Gates, Menteri Kesehatan Kathleen Sebelius, dan JaksaAgung Eric Holder.
Setelah adzan Maghrib, para undangan berbukadengan minuman dan kurma. Para tamu beragama Islam kemudian melakukanshalat Maghrib dan setelah itu bergabung dengan tamu undangan lainnyamemasuki ruangan tempat mereka dijamu makan malam.
Untuk makan malam, para tamu disuguhi menu ayam panggang dan mashed potato, puding, serta minuman campuran buah-buahan.
PresidenObama kemudian tampil menyampaikan pidato singkat, yang pada intinyadia menyampaian penghargaan kepada umat Muslim di AS yang menurutnyabanyak memberikan kontribusi kemasyarakatan.
Obama jugamengingatkan bahwa berbagai agama pada intinya sama-sama membawakebenaran. Dia menggambarkannya seperti sungai atau danau --yangkesemuanya sama-sama merupakan tempat yang terdiri atas air.
Batik
MenurutSudjadnan, acara berbuka puasa bersama berlangsung secara sederhananamun sarat makna."Acaranya sederhana tapi suasananya enak dengandisampaikannya pidato oleh Presiden Obama," kata Dubes RI.
Dalam acara tersebut, Obama juga berkesempatan mengunjungi meja-meja untuk menyalami para tamunya, termasuk Dubes Sudjadnan.
"Sepertibiasa, beliau menjawab sapaan dengan Bahasa Indonesia. Beliaumengatakan ’Kabar saya baik’. Beliau juga menyampaikan salam kembaliuntuk Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Sudjadnan.
Pakaianbatik yang dikenakan oleh Dubes Sudjadnan tak luput dari perhatianObama. "Beliau mengatakan pakaian saya bagus dan batik yang sayakenakan bagus," ungkap Sudjadnan, yang pada malam itu mengenakan kemejabatik dengan motif tradisional serta peci hitam.
Dalam undangan,pakaian yang dianjurkan kepada para tamu untuk menghadiri acara berbukapuasa bersama di Gedung Putih itu adalah pakaian resmi atau pakaiannasional.
"Saya sengaja memakai batik agar makin banyak yangtahu bahwa batik sebenarnya berasal dari dan merupakan ciri khasIndonesia," kata Sudjadnan.
KBRI Washington DC bersama keluargaadik Obama --Maya Soetoro Ng-- baru-baru ini selesai memamerkan koleksibatik Indonesia peninggalan ibunda Presiden Obama dan Maya Soetora,mendiang Ann Dunham, di enam kota besar di AS, yaitu di Chicago, LosAngeles, Houston, San Francisco, New York dan Washington DC.
(Ant)
Diposkan oleh
Redaktur
Subscribe to:
Posts (Atom)
ChatBox
Popular Posts
-
Bersama Lilis Karlina saat di Restoran Gurih milik Is Anwar Entah kenapa saya kok mau-maunya menghubungi artis papan atas seperti Lilis Kar...
-
Kesimpangsiuran Berita Dana Capres dari Pertamina? Bekasi, dobeldobel.com Desain di samping ini memang dibuat tanpa disengaja untuk dihubung...
-
Gue mau tanya. Ketika gagal, biasanya kita suka cari kambing hitam bukan? Nah, yang gue tanyain, kenapa mesti kambing? Dan kenapa mesti ...
-
Sedikitnya 9 orang tewas dan puluhan lainnya terluka Jumat (17/7/2009) pagi Jakarta kembali di teror bom. Kini Hotel JW Marriot dan Ritz Car...
-
PUTARAN PERTAMA PILPRES 2009 Pertarungan para capres-cawapres, SBY-Boediono, Jusuf Kalla-Wiranto, Megawati-Prabowo Pertarungan merebut perha...
-
Jumat, 22/05/2009 10:26 WIB Gerindra Tuduh Penolak Prabowo di Bantar Gebang Pesanan Anwar Khumaini - detikPemilu Jakarta - Pasangan cap...
-
Figur Paling Pantas Duduki Posisi Ketua Umum Golkar Bekasi, dobeldobel.com Fungsionaris DPP Golkar, Aartje Loppies, Sabtu pagi, 11 Juli 2009...
-
PERNAK PERNIK PSB Online Jakarta-Bekasi Jakarta, dobeldobel.com Mendaftarkan anak saya, Nur Muhammad ke SMA negeri di Jakarta ternyata benar...

